Singaraja – Universitas Pendidikan Ganesha melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa Pendampingan Pembuatan Yogurt Rasa Mango bagi guru-guru SMA Negeri 1 (SMANSA) Singaraja. Kegiatan ini dilaksanakan oleh tim dosen Undiksha yang terdiri atas Dr. Ni Luh Putu Manik Widiyanti, S.Si., M.Kes., Dr. I Wayan Sukra Warpala, S.Pd., M.Sc., dan Jean Nihana Mulyo Putri Manalu, S.P., M.Si., sebagai upaya mendukung pembelajaran biologi yang kontekstual dan aplikatif di sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi Kurikulum Merdeka, khususnya pada materi bioteknologi di Fase E.
Pendampingan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan guru dalam mengembangkan pembelajaran kontekstual berbasis inovasi biologi. Yogurt rasa mango dipilih sebagai media pembelajaran karena relevan dengan konsep fermentasi, mudah diaplikasikan di sekolah, serta memanfaatkan potensi pangan lokal.
Kegiatan dilaksanakan pada 20–23 Juli 2023 dengan total 32 jam pembelajaran, yang diikuti oleh guru-guru SMAN 1 Singaraja. Rangkaian kegiatan meliputi penyampaian materi tentang bioteknologi fermentasi, praktik pembuatan yogurt rasa mango, formulasi produk, serta uji organoleptik untuk menilai warna, aroma, dan rasa yogurt yang dihasilkan.
Dalam proses pendampingan, peserta terlibat secara aktif mulai dari sterilisasi alat, proses fermentasi susu menggunakan bakteri asam laktat, hingga penambahan sari buah mangga. Peserta juga melakukan formulasi produk secara mandiri dan mengevaluasi hasilnya melalui instrumen uji organoleptik.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa mayoritas peserta menghasilkan yogurt dengan tekstur kental, warna cerah, aroma khas yogurt-mango, serta rasa yang dapat diterima dengan baik. Hasil uji organoleptik memperlihatkan tingkat kesukaan peserta berada pada kategori baik, sehingga produk yogurt rasa mango dinilai layak dikembangkan sebagai media pembelajaran bioteknologi di sekolah.
Melalui kegiatan ini, guru-guru SMAN 1 Singaraja memperoleh pengalaman langsung dalam menerapkan pembelajaran berbasis proyek yang selaras dengan Kurikulum Merdeka. Diharapkan, pendampingan ini dapat meningkatkan kualitas pembelajaran Biologi serta mendorong kreativitas guru dalam mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis sains dan pangan fungsional.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini juga dipresentasikan dalam forum nasional Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat (Senadimas) sebagai bentuk diseminasi hasil kegiatan dan kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan.







