Singaraja, 30 Mei 2025— Tim peneliti Program Studi Biologi, Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha), melakukan penelitian tentang karakterisasi molekuler rizobakteri serta potensinya dalam meningkatkan viabilitas dan pertumbuhan biji Anggur Bali (Vitis vinifera L.) yang didanai oleh DPPM . Penelitian ini diketuai oleh Dr. Ida Ayu Putu Suryanti, S.Si., M.Si., dengan anggota Dr. Ni Luh Putu Manik, S.Si., M.Kes. dan Jean Nihana Manalu, S.P., M.Si., serta melibatkan mahasiswa Prodi Biologi Undiksha.
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengembangan Anggur Bali sebagai komoditas hortikultura unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun masih menghadapi kendala pada fase awal pertumbuhan, khususnya rendahnya viabilitas biji dan ketidakteraturan perkecambahan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, tim peneliti memanfaatkan potensi rizobakteri, yaitu mikroorganisme yang hidup di sekitar perakaran tanaman dan berperan penting dalam mendukung pertumbuhan tanaman.
Penelitian ini bertujuan mengatasi rendahnya viabilitas dan pertumbuhan awal biji Anggur Bali melalui pemanfaatan rizobakteri sebagai plant growth promoting rhizobacteria (PGPR). Melalui pendekatan molekuler, tim peneliti berhasil mengidentifikasi isolat rizobakteri potensial yang mampu mendukung perkecambahan dan pertumbuhan awal tanaman.
Keterlibatan mahasiswa Program Studi Biologi Undiksha dalam penelitian ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran berbasis riset. Mahasiswa tidak hanya terlibat dalam kegiatan laboratorium dan analisis molekuler, tetapi juga memperoleh pengalaman langsung dalam penelitian mikrobiologi dan bioteknologi pertanian.
Ketua tim peneliti, Dr. Ida Ayu Putu Suryanti, menyampaikan bahwa penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengembangan agen hayati ramah lingkungan untuk mendukung budidaya Anggur Bali secara berkelanjutan. Selain meningkatkan produktivitas tanaman, pemanfaatan rizobakteri juga berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia.
Kegiatan penelitian ini didanai oleh DRPTM Kemdiktisaintek Tahun 2025. Melalui penelitian ini, Undiksha terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan riset inovatif yang mendukung pertanian berkelanjutan sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam pemberdayaan sumber daya lokal.









